Kabar Syawalan dan Jemuah-NG Agustus, Ngoprek CubieBoard di Kantor Biznet

Biznet

Malam itu, ceritanya ngoprek mini pc dari jenis yg berbeda.

Pertama dari Mas Wahyu Priyo, membeberkan bagaimana serunya ngoprek CubieBoard untuk bantu-bantu kerja server terminal di Kampus UAD. Kali ini beneran ngoprek, karena ternyata resolusi LCD Proyektor yang ada terlalu kecil, jadi desktop tidak jalan. :(. Kemudian diambilkan monitor lain, dan masih tidak cocok juga. Okelah lanjut demo bagaimana flashing OS di cubieboard. Tools yang digunakan LiVeSuit for Linux. Proses flashing hanya membutuhkan waktu dibawah 4 menit saja. Cara nya adalah, (secara umum).

  • Colokkan CubieBoard ke leptop, via microusb
  • Jalankan LiveSuit
  • Pilih iso sistemoperasi yang ingin diinject ke CubieBoard.
  • Masuk ke mode boot CubieBoard (bagian ini saya lupa caranya, seperti kalo android power + volume up selama 10 detik)
  • Run proses flash dari LiveSuit

[0] Panduan Flashing lanjutan

Spesifikasi CubieBoard A10

  • 1GHz ARM cortex-A8 processor, NEON, VFPv3, 256KB L2 cache
  • Mali400, OpenGL ES GPU
  • RAM 1GĀ  @480MHz (256Mbit x 16 = 512MB per chip , 2 Chip = 1G )
  • HDMI 1080p Output
  • 10/100M Ethernet
  • 4Gb Nand Flash
  • 2 USB Host, 1 micro SD slot, 1 SATA, 1 ir
  • 96 extend pin including I2C, SPI, RGB/LVDS, CSI/TS, FM-IN, ADC, CVBS, VGA, SPDIF-OUT, R-TP..
  • Running Android, Ubuntu and other Linux distributions

Kedua mas Yan Arief, tak mau ketinggalan, ia pun pamer rasberry pi untuk memenuhi kebutuhan media sharing, printer sharing dan scanner. OS yang dipasang adalah Respbmc. Dan ditambah lagi, pengoprasian mini pc ini tidak butuh remote control, cukup menggunakan android saja. Oh ya, karena port display bawaan masing-masing device ini HDMI, jadi kudu beli konverter nya ke D-SUB (VGA biasa) atau beli monitor yang mendukung HDMI saja.

Spesifikasi Rasberry PI B

  • Prosesor ARM 11 (700Ā MHz ARM11 ARM1176JZF-S core)
  • RAM 512 MB
  • Storage SDHC dan MicroSD + Adaptor minimal 2G class 4
  • satu port RCA untuk dihubungkan ke TV
  • satu port HDMI
  • dua port USB
  • satu port RJ45
  • mendukung General Purpose Input/Output (GPIO) pins , Universal asynchronous receiver/transmitterĀ  (UART)
  • satu port audio TRS connector | 3.5 mm

[1] beberapa dokementasi oprekan Rasberry Pi mas Yan Arief

Dilain pihak, mas Dedy Haryadi datang di jemuah dengan membopong BeagleBoard. Baru datang dan langsung dipamerkan. Meski belum dioprek lebih lanjut, lumayan buat dijadikan perbandingan spesifikasi maupun harga :).
Cara mainnya,

  • Colokin BeagleBoard ke Leptop, akan terdeteksi sebagain storeage.
  • Jalankan start.hmtl sebagai manual dari BeagleBoard.
  • Oh ya, BeagleBoard juga bisa diakses via web, kemudian dilanjutkan menjalankan konsole :) (konsole dibrowser)
  • Ngopreknya cuma sampe sini.

Spesifikasi BeagleBoard Black

  • Processor: AM335x 1GHz ARMĀ® Cortex-A8
  • 512MB DDR3 RAM
  • 2GB 8-bit eMMC on-board flash storage
  • 3D graphics accelerator
  • NEON floating-point accelerator
  • 2x PRU 32-bit microcontrollers
  • USB client for power & communications
  • USB host
  • Ethernet
  • HDMI
  • 2x 46 pin headers

Antusias peserta sangat tinggi, sesi tanya jawab pun dibuka, tak lupa bagi-bagi doorprize :)

“Mana yang lebih bagus dari ketiga tersebut?”

Masing-masing pemateri menjelaskan satu poin sama,

“Tergantung kebutuhan kita masing-masing”

Peserta yang hadir beberapa ada tamu spesial, selain pemateri-pemateri. Ada mas Iwan Setiyawan (stwn), mas Gogon, Pak Iip (Senior KPLI Jogja), IGN Jogja, KSL UIN, KSL UPN, KSL AMIKOM, KSL AKPRIND, KSL UMY, dan lain-lain.

Terimakasih untuk BiZNET Yogyakarta sebagai sponsor acara ini. Teman-teman yang sudah datang dan meramaikan Jemuah-NG. Sampai ketemu di Jemuah-NG selanjutnya.

Itu saja laporan dari saya, kalo ada yang tersilap silahkan berikan komentar. Foto yang lain menyusul, menunggu kiriman gambar dari mas yanarief.

[2] Cerita jemuah-ng dari milisdad

Regard
Tuan Pembual

About these ads