Desain Animasi Pipeline Open Source #Blender #SG

Catatan ini sedikit telat. Sudah didraft tapi belum sempat untuk dipublikasikan.

Kamis, 11 Oktober 2012.
Dua mingu lalu.
Acara stadium general Prodi T. Informatika UIN Jogja kali ini mengundang animator dari Cleomotion Studio.

Bertemu kawan lama. Mas Doni Ignatus.
Mari bercerita.
Saya tertarik dengan judul tema yang dibawakan oleh mas Doni.
Blender dalam dunia bisnis.

Pertama,
Mengapa animasi?
Karena Animasi itu universal. Siapapun, dimanapun kita akan tetap menikmati animasi.

Mengapa Blender?
Ketika berkutat dengan dunia profesional berbicara tentang legalitas dan bujet. Untuk perusahaan besar mungkin tidak masalah. Namun bagi orang Indonesia sendiri jelas berbeda.

Tantangan Animator.
Biaya.
Berbicara biaya software, jelas ada angka gila-gila disini.
Software sekelas 3D max setidaknya merogoh kocet 30jt hanya untuk 1aplikasi dan satu PC belum termasuk harga sistem operasi dan aplikasi lainnya.

Hardware. Untuk kebutuhan animasi dan render hardware memang menghabiskan anggaran lumayan besar. Ditambah dengan harga software. Bayangkan jika anggaran software tadi mampu dialihkan untuk biaya hardware, pasti hardware tangguh anda miliki.

SDM
Bahwa animasi di Indonesia masih kurang, terbukti dari tidak adanya perguruan tinggi yang memiliki prodi khusus animasi. Padahal dari segi personal animator Indonesia sudah mampu bersaing dengan animator luar. G kalah deh dengan upin ipin.🙂

Market
Pasar animasi jelas masih besar. Bisa anda lihat pekerjaan rumah animator untuk memperbaiki film animasi yg sering tampil di indosiar. Kebayang deh nggilani. Duitnya gede loh. Tak lupa kita juga butuh peran pemerintah sebagai contoh anjuran agar media stasiun tv dan sebangsanya memberi ruang penampilan hasil animator lokal. Wujud kepedulian atas perkembangan animasi Indonesia.

Aplikasi yang dipakai oleh Cleo Motion.

Blender untuk animasi.
Gimp untuk desain pixel.
Inkscape untuk desain vektor
Adour untuk manipulasi suara dan efek.
Libreoffice untuk perkantoran
Ubuntu untuk sistem operasi.
*diitunga aja kalo dganti produk berbayar.

Semuanya adalah Free Opensource Sofware.

Betapa opensource bukan lagi alternatif tapi merupakan solusi.

Galeri.

image

image
*tulisannya ngalor ngidul.

Regard
Tuan Pembual