Bentara Budaya Bakdo Kupat Pandeyan 1434H

Bakdo Kupat merupakan budaya masyarakat kampung Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang diselenggarakan satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri, mengeliling kampung, berpakaian adat membawa gunungan kupat beserta uba-rampenya sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

Tahun 2013 adalah tahun ketiga tradisi ini digelar kembali setelah sekian lama terlupakan. Bertepatan dengan Rabu, 14 Agustus 2013 Bakdo Kupat digelar. Tahun ini saya berkesempatan ikut langsung sebagai orang bantu-bantu ngambil gambar.

Pukul 2 siang, iring-iringan sudah mulai berkumpul, ada Prajurit Merah bertugas mengawal gunungan, Prajurit Hijau, pengawal kampung Pandeyan, kemudian disusul oleh warga pendeyan terdiri dari anak-anak, muda-mudi dan tokoh-tokoh dan warga Pandeyan. Ada juga drumband dari SD Sang Timur. Rombongan terakhir ditutup oleh Ular Naga dan Barongsai dari Grup Golden Skin Care.

Acara dibuka oleh Bapak Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti pada pukul 3 sore, dan keliling kampung pun dimulai. Rute dimulai dari Mesjid Kampung Pandeyan melalui jalan Pandeyan ke utara hingga pertempatan Jalan Babaran ke Barat, kemudian melewati Jalan Batikan ke Selatan hingga perempatan kali mambu ke timur lagi menuju XT-Square dan kembali ke ke Mesjid.

Kemudian Gunungan Kupat didoakan sebelum dibagi-bagikan kepada warga. Acara ini ditutup dengan doa dan makan bersama-sama warga Pendeyan.

Ada tamu spesial kali ini, seorang wisatawan asal Madagaskar yg sedang studi pascasarjana di Universitas Gadjah Mada. Spesial karena sejak tahun lalu juga ikut hadir dalam acara Bakdo Kupat.

Malam hari acara dilanjutkan dengan layar tancap, menonton film pendek dokumenter Bakdo Kupat tahun lalu, kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang.

— hasil jepretan dari temen saya JarotJW sedikit —

IMG_8006

IMG_8030

IMG_8033

IMG_8039

IMG_8041

IMG_8054

IMG_8059

IMG_8062

IMG_8066

IMG_8069

IMG_8070

IMG_8072

tuanpembual-bakdo-kupat

Regard
tuanpembual