Si Bro Dari Sabang

Cerita Kakak Blek dari Ujung Barat Indonesia

Black_Claw was NOT here! Believe me!

Apa yang bisa kamu dapatkan dari titik nol kilometer paling ujung barat Indonesia? Kebanggaan? Pemandangan matahari terbenam di batas akhir Indonesia? Orang Lamno yang bermata biru? Lima ribuan kilometer perjalanan dari Dompu tanpa ada foto yang spesial? Sahabat. Saya menemukannya.

Mengunjungi pulau Weh, tempat kota Sabang berada, kota terakhir di ujung luar pulau Sumatera, bersama Anjar Hardiena dan istrinya ditemani Fadhil dari GAMKPLI Aceh, tentunya menyenangkan, jika seandainya kamu tidak lupa bahwa yang bersamamu adalah orang Jakarta yang digembok sama waktu dan jadwal dan batre kamera yang kamu pinjam itu sudah tua dan ngedrop. Berangkat siang, buru-buru ke titik nol tugu, minum I U, mereka mencari penginapan, dan saya nunggu di lokasi kejadian. “Ntar kita balik lagi, liat sunset di sini.” Katanya, maka siapa yang tidak mengiyakan?

Yoa, saya juga. Saya mengiyakan. Dan pasangan muda-mudi tua bersama anggota GAM KPLI Aceh itu akan meninggalkanmu sendirian di daerah…

View original post 498 more words