Tips Traveller ala TuanPembual

Puncak Bogor

Puncak Bogor

Saya itungannya suka jalan-jalan. Entah itu mudik Jogja-PKU, urusan kerjaan, komunitas atau hanya sekedar liburan. Saya biasa menetap dan baru pulang seminggu sekali. Malah hingga sebulan baru balik kandang. Dan kalo sudah di kandang seminggu kemudian baru kabur lagi. Kegiatan ini sering dan udah keitung rutinitas. Meski dalam masa liburan kadang tetap mewajibkan saya bisa nyambi kerja, atau minimal megang leptop. Syukur-syukur nemu koneksi internet.

Karena beberapa rutinitas ini saya punya tips-tips dan ritual ketika persiapan jalan-jalan maupun saat piknik itu. Ya mungkin ini sudah banyak yang nulis, namun kadar masing-masing traveller beda-beda. Kalo ini versi saya saja. Berikut tipsnya :

0. Bikin catatan.

Barang apa saja yang akan dibawa. Usahakan catatan ini dibuat jauh-jauh hari biar tidak ada yang tersilap.

1. Ukuran Tas.

Saya biasa sangu Daypack Eiger Ordinate-3 30L. Ya menurut saya ini ukurannya ideal. Tas sudah merupakan perlengkapan wajib. Pertimbangan berikut kudu dipikirkan kalo mau beli tas travelling.

Eiger Ordinate-3

Eiger Ordinate-3

  • Ukuran enak di 25Liter-35Liter,
  • Lihat jenis strap(sabuk) dada maupun pinggang. Pastikan benar-benar nyaman di punggung dan dada. Bagian ini saya rewel kudu nyari busa yang cocok, kemudian tidak bikin baju basah ketika kepanasan.
  • Pastikan ada rain covernya,
  • Pastikan ada kantong leptop kalo memang butuh bawa leptop ketika traveling.
  • Berat kosong tas juga jadi pertimbangan.

2. Pakaian dan Isi Tas

Yak pakaian emang kudu dibawa, ada beberapa syarat pakaian yang saya bawa. Saya biasa bawa untuk kebutuhan jangka panjang 3-4 pasang, cukup banyak sih, namun kalo dirinci tidak terlalu wah.

  • Celana panjang, (2 maksimal)
  • Celana pendek, (2 minimal)
  • Baju kaos, (3 minimal)
  • Baju Kemeja, bisa batik untuk jaga-jaga kalo dibutuhkan meeting resmi (1 maksimal)
  • Pakaian Dalam, (4 Minimal)
  • Handuk Kecil
  • Sabuk,
  • Peralatan mandi,
  • Sorban.

Untuk celana lupakan tentang bahan jeans. Saya sudah lama tidak pernah memakai dan membeli. Selain berat juga banyak makan tempat. Cari bahan yang cepat kering jadi ketika dicuci, 2-3 jam sudah bisa dipakai kembali. Langganan saya masih dari gerai Consina. 90-210 ribu sesuai model. Kaos usahakan yang ringan. Cotton Combed 30s bisa jadi pilihan. Baju resmi bisa kemeja kargo atau batik. Batik dijadikan pilihan karena tipis dan ringan jadi tidak menambah beban.

Handuk pilih yang daya serap bagus dan tidak terlalu besar. Kemudian peralatan mandi. Mending beli tas kecil untuk peralatan mandi. Yah isi dengan: sikat gigi (saya memilih yang bisa dilipat); odol cari ukuran sedang; sabun kemasan kecil, atau sabun cair botol kecil; sampo pilih sasetan aja; pisau cukur, ini perlu meski kadang lucu juga kali dibawa.

Dulu saya suka bawa sarung. Ternyata berat, kudu nyari alternatif lain. Mungkin butuh sorban panjang yang bisa dijadiin masker, selimut hingga sarung buat sholat.

3. Pilih sepatu atau sandal

Dulu saya penyuka sendal gunung Eiger, sendal jepit yang ada tali-tali belakang. Sudah beli baru beberapa bulan, kemudian hilang. Ya sudah iklaskan aja. Untuk sekarang saya lebih suka menggunakan sepatu (dan ini lagi nyari sepatu yang enak). Sepatu udah nemu, Eiger Tracking Boots. Kebutuhan sepatu buat saya adalah sol enak, mungkin nyari tapak vibram; Waterproof, mungkin nyari Gore-Tex; Model, saya lagi nyari mid kayane. Selain enak di kaki, sepatu juga g bikin kaki belang-belang dan sudah nutupi matakaki. Kalo tas cukup lapang bisa juga membawa sendal jepit ringan, saya sih suka bawa sendal jepit 8ribuan.

4. Jaket

Jaket, ini juga cocok-cocokan. Saya sebenarnya suka jaket jeans 100ribuan, kalo panas g terlalu bikin keringat, kalo dingin g terlalu dingin. Sekarang makai jaket 2nd beli di Lapak Pendaki, 150K cukuplah.

Sunda Kelapa

Sunda Kelapa

5. Isi Tas. Tas saya termasuk berisi barang aneh:

  • Pakaian (sesuai poin 2) + kaos kaki,
  • Leptop + Charger | charger masukin tas sendiri, semisal tas bekas sendal Eiger,
  • Lotion Nyamuk,
  • Parfum,
  • Plastik, (dilipat segitiga kecil, untuk tas cadangan, saya biasa bawa 3-4 berbagai ukuran),
  • Tas Lipet Serbaguna,
  • Pemotong Kuku, cottonbud😀
  • HP + Charger + Powerbank + headset,
  • Token Bank,
  • Dompet, jaga-jaga juga kemungkinan ada ATM di lokasi atau tidak,
  • Botol Minum (600-800ml cukup), usahakan bawa yang permanen, kalo abis tinggal isi ulang,
  • Novel, ini lumayan buat teman perjalanan.
  • Jika ke daerah hujan saya malah bawa payung lipet, atau kalau tidak, bawa mantol kelelawar.

6. Cara packing

  • Barang paling berat taroh dipaling bawah. Semisal celana, tas alat mandi.
  • Lipat pakaian dengan digulung, jadi hemat tempat,
  • Tiap sela-sela sumpal dengan baju kaos,
  • Cukup baju kemeja yang dipastikan tidak lusuh.
  • Handuk taruh di bagian paling atas.


7. Hindari!

  • Ndak boleh membawa kantong di luar tas utama, jika tas ndak muat mending ditinggal saja, kecuali kantong nonpermanen seperti makanan ringan, minum dll.
  • Jika rombongan, tidak ada alasan saling menumpang muatan satu sama lain, bawa masing-masing.

Sekian,
Semoga bermanfaat, jika ada saran maupun koreksi silakan tinggalkan komentar.

[0] Cara memilih tas

Regard
Tuan Pembual