Mengurus Visa Schengen

Visa-Schengen

Visa Schengen

Hae, tahun ini saya berkesempatan untuk hadir di acara GUADEC 2015  di Gothenburg, Swedia sebagai perwakilan panitia GNOME.Asia Summit 2015. Kabar baiknya, subsidi biaya perjalanan sudah disetujui oleh Yayasan GNOME. Lumayan! Kesempatan ini juga merupakan pengalaman pertama saya ke Eropa. Negara Swedia adalah anggota Uni Eropa, jadi saya butuh Visa (surat izin tinggal sementara) Eropa yang lebih dikenal dengan sebutan Visa Schengen. (Baca juga mengurus visa taiwan)

Daftar negara-negara Schengen adalah Prancis, Italia, Belanda, Jerman, Austria, Spanyol, Swiss, Lichtenstein, Belgia, Yunani, Finlandia, Estonia, Slovenia, Slovakia, Republik Ceko, Denmark, Islandia, Hungaria, Latvia, Luxembourg, Malta, Polandia, Portugal, Norwegia dan Swedia. Kita hanya perlu mengurus satu visa. Ini karena negara-negara tersebut masuk dalam satu wilayah yang disebut Schengen. Hampir semua negara Eropa tergabung dalam Visa Schengen, kecuali UK dan Irlandia. Yak mari mengurus!

Langkah pertama adalah berburu informasi.

1. Visa Schengen bisa diproses di kedutaan negara tempat kita menghabiskan waktu paling lama. Jadi, misalnya rencana kita traveling ke Prancis (1 malam), Belanda (1 malam), dan Swedia (6 malam), maka kita harus mengurus penerbitan visa di Kedutaan Swedia.

Tapi, kalau durasi traveling di tiap negara sama (misalnya 2 malam untuk semua negara), pembuatan visa dilakukan di negara pertama yang akan dikunjungi.

2. Kedutaan Swedia beralamat di Jakarta, jadi kudu ke Ibukota.

3. Dari informasi website Kedutaan Swedia, Kedutaan hanya menerima pendaftaran visa pada hari Selasa sejak pukul 8:30- 11:30 atau disarankan melalui pihak ketiga, VFS Global. Yak kita pilih pihak ketiga saja meski dengan biaya tambahan.

4. Biaya pembuatan Visa Schengen adalah 60EUR + biaya Logistik dari VFS Global sebesar 295rbu. Namun setelah menelepon ulang ke VFS Global dapat kepastian jika aplikan berumur dibawah 25tahun dan alasan kunjungan karena konferensi dan pendidikan maka bebas biaya Visa. Horee.

5. Mempersiapkan dokumen pendukung. Beberapa dokumen yang harus disiapkan adalah (dalam kasus saya undangan GUADEC yang disponsori oleh Yayasan GNOME:

  • Jenis visa: Bisnis
  • Mengisi form aplikasi dari web VFS, kemudian dicetak.
  • Mengisi quesioner (wawancara), dokumen bisa diunduh dari web VFS Global
  • Siapkan Paspor asli + 1 buah FC Paspor halaman depan.
  • Foto 3×4 2 buah, bikin untuk visa schengen dengan latar putih dan 80% wajah. Pihak Foto Studio biasanya udah paham ini. Di kantor VFS juga ada sih, tapi regane jelas lebih mahal.
  • Asuransi perjalanan dengan minimal tanggungan 30.000EUR. Untuk 10 harian premi asuransi sekitar 400-500 ribu.
  • Tanda Booking tiket pesawat PP, cukup isuenya saja.
  • Surat undangan (Invitation Letter) dari pihak penyelenggara atau panitia lokal
  • Surat keterangan sponsor perjalanan dan keterangan lokasi dan lama menginap dari Yayasan
  • Surat keterangan dari kantor asal sebagai penjamin akan kembali ke tanah air
  • FC rekening koran buku tabungan, *kalo sdh punya cc sih aman.

6. Waktu pelayanan dari jam 9 pagi hingga 3 sore, waktu pemrosesan berkisar 3-7 hari kerja.

Waktunya eksekusi!

Menuju kantor VFS Global di Kuningan City Lt.2 dengan waktu kedatangan yang sudah mepet, hari Jumat, dan tiba di lokasi pas pukul 14.50. Hampir saja ditolak. Oh ya, pihak ketiga ini juga memproses visa negara lain semisal US selain Visa Schengen.

Tips:

  • Jangan datang pas mepet-mepet, rada siang juga boleh.
  • Jangan bawa laptop karena laptop ndak boleh dibawa masuk, dan harus dititipkan dengan biaya per orang 20rbu. Lumayan buat beli nasi telur di burjo.
  • Persiapkan semua syarat-syarat tadi, biar ndak usah bolak balik.
IMG_20150724_155249

Harga Penitipan

Setelah koreksi beberapa dokumen, bayar biaya pelayanan(Logistik, 295rbu) dilanjutkan foto biometrik dan sidik jari. Trus pulang. Progres visa dapat dipantau dari webnya, juga terdapat opsi pengiriman paspor ke alamat, semisal Bogor dengan tambahan biaya 50rbu.

IMG_20150804_184915

Dev Piknik

Hari Jumat diurus, Rabu sore sudah dapat jawaban. Issued. Siap mangkat!
Dah itu ja, ditunggu coretan mawut selanjutnya.

Estu
yang lagi ketik2 dari Bandara KLIA