GUADEC 2015 Gothenborg, Sweden 3rd Day

GUADEC 2015 Gothenburg

Hari ketiga, sarapan pagi. Meski sudah sangat embuh. (baca: Hari Pertama, Hari Kedua juga)

Saya datang ke lokasi konferensi setelah sesi siang di kelas Markus Mohrhard – “Integrating LibreOffice with GNOME Documents”. Markus memaparkan fitur-fitur terbaru dari LibreOffice 5 dan bagaimana kalo dipadu dengan GNOME Documents. Setelah sesi Markus selesai, saya pindah ke ruang Ellös bareng Alexandre Franke – “i18n and l10n: Why we’re the best (and why we still suck)”. Kelas yang menarik. Franke memaparakan kondisi Tim Translasi GNOME saat ini dan kesulitan mereka maupun kendala infrastruktur yang ada.

GUADEC 2015 Gothenburg

Markus Mohrhard – Integrating LibreOffice with GNOME Documents

GUADEC 2015 Gothenburg

Alexandre Franke – i18n and l10n: Why we’re the best (and why we still suck)

Sesi terakhir adalah LightingTalks dari beberapa pemateri (sayangnya saya ndak apal karena kesulitan bahasa dan dialek). Yak acara utama GUADEC berakhir hari ini dan ditutup lah secara resmi. Sampai ketemu di GUADEC tahun depan. Tapiiii, besok masih ada acara koq, yaitu BOF dan Hackfest. Besok kita lihat seperti apa acaranya. Mari lanjut Social Event.

GUADEC 2015 Gothenburg

Lightning Talk

GUADEC 2015 Gothenburg

Di rumah ndak punya ini🙂

Even sosial hari ini adalah permainan. Tim dibagi dua sesuai minat, satu tim menuju Taman Kota dipandu oleh Mbak Julita dan satu tim lagi menuju lapangan kota. Kita main bola kaki. Saya ikut tim main bola. Meski nyatanya saya cuma nonton aja. Ndak bisa main.😀

GUADEC 2015 Gothenburg

Heker main bola!

Jam 9 kita pulang (jam 9 malam yg masih terang). Masih ngebir, masih dilanjut nyari bar buat makan malam. Beberapa kali menemukan spot bagus.

GUADEC 2015 Gothenburg

Jam 12an malam saya pulang. Sampai ketemu besok. Kayane keren karena lokasinya di tempat berbeda.

Thanks to the GNOME Foundation for sponsoring my travel and accommodation, and to Btech for sponsoring my time at the conference.

sponsored-badge-shadowLogoBtech

Estu yg lg meriang.