Pengalaman Menginap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

GUADEC 2015 Gothenburg

RER Station, Charles de Gaulle Airport (CDG) – Paris

Persiapan jalan-jalan kadang butuh pengorbanan, misalnya terpaksa tidur kurang nyaman. Tapi apalah itu semua dibandingkan dengan hasil jalan-jalan; spot baru, tempat baru, pengalaman baru, dan oleh-oleh foto kenangan.

Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang menginap di Bandara Soekarno Hatta. Meski ada beberapa bandara lain yang sudah menemani saya menunggu perjalanan selanjutnya(link swedia). Penerbangan kali ini, saya baru kembali dari Taiwan. Sampai di Bandara terminal 2F sudah jam 10 malam, sedang penerbangan ke Jogja masih esok hari jam 11 pagi. Bisa sih balik ke Bogor dulu, tapi eman-eman ribetnya, capeknya dan duitnya. Saya ambil keputusan untuk bermalam.

Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng. termasuk dalam wilayah Tangerang, Banten. Moda tranportasi paling ekonomis adalah menggunakan DAMRI. Ada tujuan Bogor, Gambir, Bandung, Blok M, Pasar Minggu dan lain-lain.

Kadang pilihan menginap terpaksa kita ambil karena beberapa alasan. Misal jadwal terlalu pagi, dan belum ada moda yang beroprasi pada jam tersebut. Pilihan lain adalah mencari hotel transit sekitaran bandara. Tapi buat rombongan tas punggung (backpacker) ah mending nginap aja.

Tips-tips menginap di Bandara Soekarno-Hatta ala Tuan Pembual.

Untuk tidur, saya merekomendasikan di Terminal 2F (dan sekitar) Lantai 2. Karena di sana terdapat kursi panjang yang lumayan nyaman buat berbaring atau di lantainya juga masih nyaman. Bawa jaket buat alas tidur. Lumayan untuk bertahan dengan udara dingin AC. Jangan lupa awasi barang-barang anda. Untuk mencapai ke terminal 2F bisa mengandalkan Shuttle bus (bus kuning). Gratis dan beroperasi hampir 24 jam(koreksi saya).

Namun jeleknya Bandara Soekarno Hatta. Tak ada colokan publik yang bisa dipakai. Kecuali di Terminal 3 dan beberapa gerai makanan, misal nasi padang. Jadi persiapkan power bank, atau bisa menunggu di Terminal 3 sampai baterai penuh. Baru pindah ke Terminal 2F untuk tidur. Colokan sih sebenarnya ada, tapi hanya tersedia di ruang tunggu sebelum masuk pesawat. Untuk koneksi internet cukuplah dari wifi gratis bandara, meski akan putus tiap durasi 15 menitan dan harus masuk halaman wifi kembali.

Oh ya, untuk isi ulang air siap minum hanya tersedia di Terminal 1A(dan sekitar). Spot ini bisa ditemukan di samping mushola deretan poll Damri. Lumayan buat hemat barang 10ribuan. Selalu bawa botol minum isi ulang.

Sayangnya di Bandara Soekarno-Hatta masih belum ada kamar mandi. Jadi mandinya ditunda aja dulu. Tapi lumayanlah bisa buat cuci muka, sikat gigi di westafel toilet Bandara.

Sepertinya itu saya. Selamat berpetualang.

Estu yg lagi ketik2, India OTW.