Menjadi BlankOn

Hai, saya Estu.

Kali ini sedang mencoba menjadi manager rilis BlankOn XI dengan nama kode Uluwatu. Rilis kali ini pengerjaan dimulai 8 Feb 2017.

Apa yang terjadi dalam kurun waktu menuju Uluwatu?

Setelah rilis BlankOn X Tambora, hampir semua koordinator tim mengundurkan diri, tak luput beberapa pengembang veteran pun ikut gantung papan ketik.

Saya sendiri mungkin hanya sebagian pengembang lawas yang masih ikut. Mari bikin tim baru. Kenyataan pertama yang dari dulu sudah menjadi momok adalah baru sadar bahwa tidak ada dokumentasi yang memadai pada Infrastruktur dan aplikasi utama. Kedua hal itu biasanya merupakan tugas turunan untuk menjadi pawang mesin dan pawang aplikasi tanpa tau bagaimana kedua hal itu dibangun. Momok itu baru sadar ketika beberapa service tidak berjalan baik.

Selama perjalanan menjahit Uluwatu, ada beberapa kejadian yang menjadi catatan saya.

Milestone:

  1. Perawatan Mesin BlankOn
    • Waljinah, penambahan hardisk | Maret 2017
    • Perawatan Rani, penambahan hardiks | Maret 2017
    • Perawatan Alynne, penambahan CPU dan RAM | April 2017
  2. Laporan kerusakan pada lumbung Tambora | April 2017
    • Backup service, Alynne install ulang
  3. Rekontruksi Pabrik CD, Pabrik Paket (IRGSH), dan Pabrik Repo | Maret – Juni 2017
    • Inisiasi ananda | mesin baru di Digital Ocean untuk riset rekontruksi
  4. Alynne gagal hidup dan bekerja akibat MotherBoard yg rusak | Desember 2017
  5. Penyalahgunaan Maskot Boni untuk komersial

Pada rilis Uluwatu ini, tidak banyak yang berubah dari segi isi dan fitur. Beberapa hanya menaikan versi aplikasi. Namun beberapa kerjaan selesai yang saya anggap sebuah pencapaian dalam rilis kali ini ada banyak, diantaranya:

  1. Dokumentasi bagaimana membangun layanan BlankOn.
    Rilis kali ini saya ikut membidani rekontruksi infra BlankOn akibat beberapa catatan kejadian diatas.

    • Dokumentasi Pabrik Repo menggunakan reprepro
    • Dokumentasi Pabrik CC, service yg menjahit ISO BlankOn
    • Dokumentasi Pabrik Paket (irgsh server dan irgsh worker)
    • Isu-isu yang sering muncul di layanan dan bagaimana menangani
  2. Pemindahan Repository dari dev.boi yg menggunakan bzr ke github dengan scm git.
  3. Pemindahan Wiki oleh tim Dokumentasi dari Trac di dev.bo ke github pages.
    • Tim Dokumentasi kali ini memberikan lompatan yg besar. Karena mayoritas anggota bukan dari latar belakang IT, setelah bergabung. Belajar bagaimana menulis dokumentasi dalam format Markdown dan menggungahnya ke github melalui baris-baris perintah git.
  4. Perilisan Kode Etik berkomunikasi
  5. Pendaftaran Sponsor dan Mitra dirilis
  6. Kegiatan Translasi GCompris edisi Bahasa Indonesia
  7. Kegiatan Pameran di Habibie Festival dan Libroffice Conference Indonesia

Beberapa catatan lain.

9 Februari 2018, kami kehilangan kawan, sahabat, jiwa muda di tim pengembang BlankOn.
Muhammad Rafi, koordinator Humas, berpulang setelah seminggu dirawat pasca kecelakaan.
Sebuah kehilangan yang sangat besar bagi kami. Semoga dilapangkan jalannya, Amin.

Diawal bulan Mei ini, setelah melalui perjalanan panjang, pasang surut. Tim Pengembang sepakat.
“Merilis BlankOn XI Uluwatu”

Selamat rilis kawan, tetap semangat menuju kemandirian perangkat lunak bersumber terbuka.
Mohon maaf belum dapat menjadi manager rilis yang baik.

Tabik
Estu – tuanpembual

Advertisements