Cara Lain Mengurus Visa Taiwan (2)

openSUSE Asia Summit 2015

(Ki-Ka) Utian Ayuba, Franklin Weng, M. Edwin Zakaria

Dulu pernah nulis “Mengurus Visa Taiwan“. Tulisan itu saya gunakan ketika mengurus Visa Taiwan untuk menghadiri openSUSE Asia Summit 2015.

Tahun ini kembali openSUSE Asia Summit 2018 diadakan di Taiwan. Namun mengurus visa menjadi lebih mudah. Ini karena berdasarkan pengumuman dari https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast/languageAction!confirm, Pemegang paspor Indonesia yang pernah punya visa US, UK, Schengen, Korea, Jepang, Australia, waiver Jepang bisa masuk Taiwan tanpa visa. Aturan ini berlaku meski visa sudah kadaluarsa namun harus kurang dari 10 tahun dan atau sudah ganti passport. Cara mendapatkan visa Taiwan cukup mengurus Taiwan TAC (Travel Authorization Certificate).

Syarat-syarat mengurus TAC:

  • Paspor dengan masa berlaku lebih dari 6 bulan
  • Pernah memiliki salah satu dari visa Amerika, Kanada, Inggris, Jepang, Australia, Selandia Baru, Korea ,dan negara-negara Schengen. Nomor visa harus dimasukkan dalam form.
  • Perkiraan tanggal keberangkatan dan nomor penerbangan (tidak perlu booking tiket dulu). Nomor penerbangan bisa merujuk dari mesin pencari.
  • Recana hotel tempat menginap. Tidak perlu sama dengan dokumen yang nanti disertakan ketika berangkat.

Untuk visa, saya memiliki dua visa yang bisa dijadikan syarat. Visa Schengen tahun 2015 ketika menghadiri GUADEC 2015 dan Visa Jepang, Okt 2017 lalu ketika menghadiri openSUSE Asia Summit 2017. Namun saya memutuskan menggunakan Visa Jepang karena visa masih tertempel di passport saya yang masih berlaku. Visa schengen tertempel di passport lama saya.

Lanjut mengisi form dari https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast/. Kemudian memasukkan data diri semacam nama, alamat, data dokumen pendukung (nomor visa dapat ditemui pada halaman visa pojok kanan atas). Setelah data lengkap, begitu submit langsung approved dan muncul TAC yang nanti dicetak dan dibawa bersama passport dan tiket pesawat.

Saya iseng juga menyempatkan menelepon kantor TETO Jakarta dan petugas mengatakan prosedur saya sudah benar.

Tambahan lagi, kita juga bisa sekalian mengisi dokumen kedatangan versi online. Biar g rempong nulis-nulis depan imigrasi. Tautan pengisian bisa dirujuk ditautan: https://acard.immigration.gov.tw/nia_acard

Semoga bermanfaat.

Estu~

Advertisements