Catatan Perjalanan CGK-HKG-TPE

2018-08-09 11.41.35

Bukan perjalanan pertama saya melalui rute ini, namun tak salah menuliskan catatan ini.

Pesawat saya berangkat Kamis pagi jam 8.15 dengan Catay Pacific CX-718. Saya sudah melakukan checkin online sebelumnya melalui website dan memilih nomor kursi. Catay Airways hanya mengijinkan melakukan checkin online mulai dari 48 jam sebelum keberangkatan. Kemudian saya memilih Muslim Food dari menu checkin Catay. Pilihan Muslim Food hanya tersedia di Penerbangan HK-TPE, sedangkan dari CGK-HK semua makanan adalah Halal. Untuk penerbangan pulang, pilihan Muslim Food hanya tersedia dalam penerbangan TPE-HK, sedangkan HK-CGK semua makanan dinyatakan halal, sehingga tidak perlu memilih lagi. Selalu bawa botol minum isi ulang.

Di bandara Terminal 2F, saya segera melakukan checkin dan drop bagasi. Meski berangkat bertiga, urusan ini mending diselesaikan sendiri tanpa harus tunggu-tungguan. Lanjut imigrasi karena bagian ini cukup memakan waktu. Sampai di loket imigrasi, tebakan saya benar, antrian mengular. Butuh 15 menit dari awal antri hingga pemerikasaan saya selesai. Huft. Sampai di bagian Gate baru mencari Pak Edwin dan Pak Haris yang ternyata sudah duduk ngopi dan sarapan di Old Town Coffee. Oh iya, dalam penerbangan internasional terdapat banyak catatan dalam barang bawaan yang biasanya rewel juga, diantaranya:

  1. Aturan benda cair dalam botol, maksimal 100ml dan dimasukkan ke kantong zipper bening.
  2. Sebelum x-ray terakhir, pastikan botol minum dikosongkan. Nanti bisa diisi kembali di water refil setelah x-ray tersebut.

Boarding 40 menit sebelum jam keberangkatan. Penerbangan ditempuh dalam kurun waktu 5 jam 10 menit. Terdapat perbedaan waktu antara Jakarta dan Hongkong, yaitu lebih cepat 1 jam. HK GMT+8. Saya langsung mengatur jam tangan dan jam di HP agar ikut berganti. Perjalanan saya habiskan dengan tidur, membaca novel dan mendengarkan musik. Terdapat layanan hiburan yang memadai di dalam kabin pesawat.

Oh iya, saya lupa penerbangan Catay menggunakan pesawat jenis berapa, namun di kedua pesawat itu terdapat colokan universal yang bisa digunakan untuk mencharge HP. Ada dua kemungkinan lokasi colokan itu berada. Pilihan pertama ada di lipatan meja makan. Yang kedua pilihannya di bawah kursi, di bagian pertemuan kursi. Silahkan diraba perlahan. Oh iya, ada indikasi lampu hijau yang hidup menandakan charger bisa digunakan karena jika lampu tidak hidup, berarti tidak ada arus yang berjalan. Lampu beberapa kali mati, biasanya ketika akan lepas landas, ada goncangan dan ketika akan mendarat.

Saya sedikit rewel jika berada dalam ruangan AC cukup lama. Apalagi jika di dalam pesawat. Ini menyebabkan hidung saya iritasi kemudian mimisan. Makanya saya selalu menggunakan masker dalam pesawat jika lama penerbangan lebih dari 2 jam. Tak lupa jaket tebal bertudung kepala.

Mendarat di HK pukul 14.20 waktu setempat. Setelah membawa bagasi kabin, kemudian menuju couter checkin transit. Nyari tempat isi ulang air minum, minum secukupnya. Lanjut menuju gate transit. Butuh naik 1 lantai dan kemudian dilakukan pemeriksaan ulang, x-ray bagasi kabin dan screening. Pastikan sebelum masuk pemeriksaan, kosongkan botol minum agar mempercepat proses scanning.

Koneksi internet di Bandara HK saya acungi jempol. Cukup aktifkan Wi-Fi kemudian pilih nama access point untuk bandara HK, setujui persyaratan dan peraturan. Setelah itu bisa berinternet ria tanpa pembatasan durasi berinternet. Untuk kecepatan tidak perlu dikomentari, cukup cepat.

Menuju Gate penerbangan selanjutnya. Tetapi butuh menemukan tempat sholat. Di terminal HK, tempat sholat dapat ditemukan di dekat Gate 42-43. Peralatan solat, mukena dan alquran tersedia rapi. Arah kiblat juga tersedia. Tempat wudhu tersedia di dalam ruangan. Perlu dicatat juga, mushola tersebut bukan merupakan tempat ibadah khusus muslim. Jadi kita kemungkinan akan berbagi ruang dalam sunyi dengan pemeluk agama lain.

Selesai sholat, kita mencari makan. Restoran Halal tersedia juga di foodcourt sekitaran Gate 40. Old Town Coffee. Makanan semenanjung malaya dan Indonesia.
Saya memilih kari ayam dengan harga 92 Dolar HK termasuk Es Teh Manis.

2018-08-09 16.28.00

Selesai makan, kita bergeser ke Gate 62 dimana kita melanjutkan perjalanan selanjutnya ke TPE. Dalam pesawat kita dibagikan lembar pengisian informasi kedatangan. Saya sebelumnya sudah mengisi secara online, tapi nulis lagi gpp. Jadi selalu bawa ballpoint di tas kabin untuk memudahkan mengisi form pelaporan. Karena dengan mengisi ketika masih di pesawat, bisa mempercepat kita dalam antrian imigrasi.

Mendarat. Kemudian buru-buru antri imigrasi. Butuh sekitaz 20 menit antri hingga keluar imigrasi. Lanjut ke konter bagasi untuk mengambil koper. Sembari antri, saya mampir toilet dan mengaktifkan pake Mi Roaming Taiwan. Apa itu Mi roaming? Akan saya ceritakan di postingan selanjutnya.

Keluar bandara, sudah di jemput oleh Franklin Weng. dan cerita berlanjut ke tulisan ini

Salam
Estu

Advertisements

One thought on “Catatan Perjalanan CGK-HKG-TPE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.