Catatan Perjalanan CGK-HKG-TPE

2018-08-09 11.41.35

Bukan perjalanan pertama saya melalui rute ini, namun tak salah menuliskan catatan ini.

Pesawat saya berangkat Kamis pagi jam 8.15 dengan Catay Pacific CX-718. Saya sudah melakukan checkin online sebelumnya melalui website dan memilih nomor kursi. Catay Airways hanya mengijinkan melakukan checkin online mulai dari 48 jam sebelum keberangkatan. Kemudian saya memilih Muslim Food dari menu checkin Catay. Pilihan Muslim Food hanya tersedia di Penerbangan HK-TPE, sedangkan dari CGK-HK semua makanan adalah Halal. Untuk penerbangan pulang, pilihan Muslim Food hanya tersedia dalam penerbangan TPE-HK, sedangkan HK-CGK semua makanan dinyatakan halal, sehingga tidak perlu memilih lagi. Selalu bawa botol minum isi ulang.

Continue reading “Catatan Perjalanan CGK-HKG-TPE”

Advertisements

Taipei, openSUSE Asia Summit, Power of Community

 

When you’re planning a trip to Asia, Taipei probably isn’t be the first destination that comes to mind, as it’s often ignored in favor of more popular tourist spots like Tokyo or Hong Kong. But don’t ignore a trip to Taiwan’s big city — it’s an inexpensive, quirky metropolis with some of the best night markets in all of Asia. This is the second time i’ve visited Taipei for openSUSE Asia Summit.

FYI, The last openSUSE.Asia Summit was held in Tokyo, Japan.

Here we go. Me and the famous Mr. gecko!!

Thursday 9 Aug, Day -1 (Travel to Taiwan)

This time, 14 people came from Indonesia to join openSUSE Asia Summit 2018 in Taipei. We divided to 3 groups. One group flight from Juanda Surabaya (Darian, Aftian, Joko, Rania). One group at morning flight from CGK (Haris, Edwin, Estu). Last group with afternoon flight from CGK (Kukuh, Didiet, Rifki, Yan Arief) And 3 others people; Tonny, Iwan Tahari, Siska join a separate flight.

My group is the first team landing in Taiyuan Airport. At international arrival gate, Franklin Weng pick us up to hostel, but we decided to visited Frank office before going to Hostel. We meet Eric Sun and their team. Artistic team who create video for opening ODF Reader on Android. The video created using Blender Software.

22.00 we arrive at hostel. Many thanks to Frank for deliver us. :D. A few hours later, 2 more groups arrived at hostel. We are stay at same hostel. A comfort dormitory with share room. First Hostel, not far from Daan Park. Let call it a day and sleep all the night.

Friday 10 Aug, Day 0 (openSUSE Board and Community Meetup)

Today we plan join meetup at Taiwan SUSE Office after Friday Prayer. We visited Taiwan Grand Mosque, not far from Daan Park and our hostel. Before Friday Prayer, we take breakfast at Sakura Canteen (with Indonesian Food), next to Taiwan Grand Mosque. After praying, we going to SUSE office by walk. We came late to SUSE office, after lost direction. What a day!

Main discussion on SUSE Office

We meet openSUSE boards, SUSE Beijing and SUSE Taiwan, openSUSE Japan, openSUSE Taiwan; Ana Martinez and Simon, Sunny and team, Alcho and team, Takeyama and team, Sakana etc. You can watch meetup video from Sakana here.

Continue reading “Taipei, openSUSE Asia Summit, Power of Community”

Dukungan Video MP4/H.264 di openSUSE Leap 15.0

openSUSE Asia Summit 2015

Setelah memasang Leap 15.0 di x260, ternyata saya tidak bisa memainkan gif ataupun video dari Facebook. Peramban yang saya gunakan adalah Firefox 60.0.1. Di lain sisi, memutar youtube tidak ada masalah. Dari hasil pengecekan https://www.youtube.com/html5 didapat bahwa format MP4/H.264 belum didukung oleh sistem operasi dan peramban.

Membaca wiki openSUSE ditautan https://en.opensuse.org/SDB:Firefox_MP4/H.264_Video_Support, masalah ini dapat diatasi dengan:

  1. Pasang repo packman,
  2. Pasang libav, sekalian memasang VLC
    $ sudo zypper in vlc libavcodec56 libavcodec57 libavformat56 libavformat57 libavdevice56 libavdevice57
    
  3. Restart firefox, dan test kembali dukungan video di https://www.youtube.com/html5

Selesai. Horeee.

Estu~

Menjadi BlankOn

Hai, saya Estu.

Kali ini sedang mencoba menjadi manager rilis BlankOn XI dengan nama kode Uluwatu. Rilis kali ini pengerjaan dimulai 8 Feb 2017.

Apa yang terjadi dalam kurun waktu menuju Uluwatu?

Setelah rilis BlankOn X Tambora, hampir semua koordinator tim mengundurkan diri, tak luput beberapa pengembang veteran pun ikut gantung papan ketik.

Saya sendiri mungkin hanya sebagian pengembang lawas yang masih ikut. Mari bikin tim baru. Kenyataan pertama yang dari dulu sudah menjadi momok adalah baru sadar bahwa tidak ada dokumentasi yang memadai pada Infrastruktur dan aplikasi utama. Kedua hal itu biasanya merupakan tugas turunan untuk menjadi pawang mesin dan pawang aplikasi tanpa tau bagaimana kedua hal itu dibangun. Momok itu baru sadar ketika beberapa service tidak berjalan baik.

Selama perjalanan menjahit Uluwatu, ada beberapa kejadian yang menjadi catatan saya.

Milestone:

  1. Perawatan Mesin BlankOn
    • Waljinah, penambahan hardisk | Maret 2017
    • Perawatan Rani, penambahan hardiks | Maret 2017
    • Perawatan Alynne, penambahan CPU dan RAM | April 2017
  2. Laporan kerusakan pada lumbung Tambora | April 2017
    • Backup service, Alynne install ulang
  3. Rekontruksi Pabrik CD, Pabrik Paket (IRGSH), dan Pabrik Repo | Maret – Juni 2017
    • Inisiasi ananda | mesin baru di Digital Ocean untuk riset rekontruksi
  4. Alynne gagal hidup dan bekerja akibat MotherBoard yg rusak | Desember 2017
  5. Penyalahgunaan Maskot Boni untuk komersial

Pada rilis Uluwatu ini, tidak banyak yang berubah dari segi isi dan fitur. Beberapa hanya menaikan versi aplikasi. Namun beberapa kerjaan selesai yang saya anggap sebuah pencapaian dalam rilis kali ini ada banyak, diantaranya:

  1. Dokumentasi bagaimana membangun layanan BlankOn.
    Rilis kali ini saya ikut membidani rekontruksi infra BlankOn akibat beberapa catatan kejadian diatas.

    • Dokumentasi Pabrik Repo menggunakan reprepro
    • Dokumentasi Pabrik CC, service yg menjahit ISO BlankOn
    • Dokumentasi Pabrik Paket (irgsh server dan irgsh worker)
    • Isu-isu yang sering muncul di layanan dan bagaimana menangani
  2. Pemindahan Repository dari dev.boi yg menggunakan bzr ke github dengan scm git.
  3. Pemindahan Wiki oleh tim Dokumentasi dari Trac di dev.bo ke github pages.
    • Tim Dokumentasi kali ini memberikan lompatan yg besar. Karena mayoritas anggota bukan dari latar belakang IT, setelah bergabung. Belajar bagaimana menulis dokumentasi dalam format Markdown dan menggungahnya ke github melalui baris-baris perintah git.
  4. Perilisan Kode Etik berkomunikasi
  5. Pendaftaran Sponsor dan Mitra dirilis
  6. Kegiatan Translasi GCompris edisi Bahasa Indonesia
  7. Kegiatan Pameran di Habibie Festival dan Libroffice Conference Indonesia

Beberapa catatan lain.

9 Februari 2018, kami kehilangan kawan, sahabat, jiwa muda di tim pengembang BlankOn.
Muhammad Rafi, koordinator Humas, berpulang setelah seminggu dirawat pasca kecelakaan.
Sebuah kehilangan yang sangat besar bagi kami. Semoga dilapangkan jalannya, Amin.

Diawal bulan Mei ini, setelah melalui perjalanan panjang, pasang surut. Tim Pengembang sepakat.
“Merilis BlankOn XI Uluwatu”

Selamat rilis kawan, tetap semangat menuju kemandirian perangkat lunak bersumber terbuka.
Mohon maaf belum dapat menjadi manager rilis yang baik.

Tabik
Estu – tuanpembual

Konfigurasi LB gRPC Service dengan HAProxy

Kemaren diminta setting load balancer di HAProxy untuk gRPC Service.
Panduan ini saya nyomot dari https://grpc.io/blog/loadbalancing dan https://gist.github.com/thpham/114d20de8472b2cef966

Desain service kira-kira seperti ini:

Springboot-Service(API) <—> HAProxy <—-> gRPC Server 1 & gRPC Server 2

Kasusnya adalah:

  • Traditional setup – Many clients connecting to services behind a proxy
  • Need trust boundary between servers and clients
  • Metode pembagian beban adalah roundrobin
  • HAProxy dipasang dimesin yang sama dengan gRPC server 1.

Solusi yang diambil:

  • L3/L4 LB with haproxy.

Installasi dan Konfigurasi

$ sudo apt install haproxy

Berikut konfigurasi yang saya gunakan dengan perubahan seperlunya termasuk mengatur status load balancer (Dashboard HAProxy).

global
  tune.ssl.default-dh-param 1024

defaults
  timeout connect 10000ms
  timeout client 60000ms
  timeout server 60000ms

## Pengaturan Dashboard HAProxy
listen stats
  bind :1936
  mode http
  log  global

  stats enable
  stats uri /stats
  stats refresh 15s
  stats show-node
  stats hide-version
  stats realm Haproxy\ Statistics
  stats auth user:password

frontend fe_http2
  mode tcp
  ## alamat binding gRPC yg akan diakses oleh Springboot-Service
  bind 192.168.33.100:6668 npn spdy/2 alpn h2,http/1.1
  ## alamat routing backend
  default_backend be_grpc

backend be_grpc
  mode tcp
  balance roundrobin
  ## daftar gRPC service yang akan menerima LB dari HAProxy
  server prod-service-020 127.0.0.1:6667
  server prod-service-021 192.168.101:6667

Setelah konfigurasi dirasa cukup, lakukan testing konfigurasi HAPRoxy dengan perintah berikut.

$ sudo haproxy -c -f /etc/haproxy/haproxy.cfg

Jika udah ijo, lakukan restart haproxy.

$ sudo systemctl restart haproxy

Demikian.
Estu yg lagi dolanan Mattermost

Memperbaiki Daemon ScreenSaver di BlankOn Uluwatu

Yaps x260 saya isinya Uluwatu dan gado-gado lainnya. Lebih seringnya makai repo SID dari Kartolo. Beberapa hari ini, setelah jalankan upgrade paket dari SID, beberapa fitur ngambek.

Salah satunya screensaver g jalan. Akibatnya laptop jadi tambah boros. Layar idup selalu meski udah ditinggal lama ( g mau dim).

Yuk dibenerin. Kata Pak Sofyan cukup ubah file desktop gnome-screensaver:

$ sudo vim /etc/xdg/autostart/gnome-screensaver.desktop

Cari baris ke 157.
Ganti OnlyShowIn=GNOME-Flashback menjadi OnlyShowIn=GNOME

Setelah itu, logout dan login kembali ke Manokwari. Tadaaa… Sukses

Estu yang lagi nunggu rilis.

Kombinasi Tail dan Grep

eiffel.di.blankon.in

Ah susah ini nyari judul yang pas, searchable, googlingable. Kasusnya adalah seperti ini. Saya butuh mencari baris yang mengandung kata kunci tertentu pada file logs streaming.

Berarti butuh perintah tail -f /path/to/log dan di grep hasilnya.

$ tail -f FILE | grep PATTERN | tail -f -n10

Namun kenyataannya, perintah diatas tidak mengeluarkan hasil apapun. Hasil utak-atik kata kunci di mesin pencari membawa pencarian saya di halaman Stackoverflow.
Berikut format solusi yang bisa digunakan:

$ grep PATTERN FILE | tail -n10; tail -f -n0 FILE | grep PATTERN;

Contoh:

$ grep user_subject_attributes /var/log/production.log | tail -n10; tail -f -n0 /var/log/production.log | grep user_subject_attributes;

Selamat berburu logs!!

Estu~