Implementasi Ingress, ELB dan SSL (Bagian 6)

Membaca dari tulisan ini https://matthewpalmer.net/kubernetes-app-developer/articles/kubernetes-ingress-guide-nginx-example.html untuk mengetahui perbedaan NodePort, LoadBalancer dan Ingress.

Apa itu Ingress?

Di Kubernetes, Ingress adalah objek yang memungkinkan akses ke layanan Kubernetes dari luar cluster Kubernetes. Konfigurasi ini diatur dengan membuat kumpulan peraturan (rules) yang menentukan koneksi masuk mana yang boleh menjangkau layanan apa.

Konfigurasi ini memungkinkan untuk menggabungkan aturan perutean menjadi satu pintu. Misalnya, untuk mengatur alamat example.com/api/v1/ ke layanan api-v1, dan mengatur alamat example.com/api/v2/ ke layanan api-v2. Dengan Ingress, kita dapat mengatur ini tanpa membuat banyak LoadBalancer atau mengekspos setiap layanan di Node. Karena kenaikan jumlah loadbalancer artinya menaikan biaya bulanan.

NGINX Ingress hanya merupakan salah satu implementasi Ingress Controller menggunakan NGINX. Selain NGINX, bisa juga menggunakan Traefik dan lainnya.

ELB (Elastic Load Balancing)

ELB di Kops AWS digunakan sebagai domain akhir yang digunakan user untuk mengakses service. Bentuknya berupa kombinasi acak angka dan huruf seperti berikut aa788cc64fc9911e7b8820e801320750-1559002290.ap-southeast-1.elb.amazonaws.com. Lanjutkan membaca “Implementasi Ingress, ELB dan SSL (Bagian 6)”

Iklan

Deploy Aplikasi NodeJS di Kubernetes KOPS AWS (Bagian 5)

Sudah install-install, dilanjut mendeploy aplikasi sederhana di K8s. Panduan ini saya sadur dari tautan github ini. Pilih bagian 6 Kops. Pada bagian ini saya berasumsi docker, kubectl, kops sudah terpasang. Cluster k8s sudah dibuat. Dashboard k8s sudah bisa diakses.

image from https://github.com/nathanpeck/nodejs-aws-workshop/tree/master/6%20-%20Kubernetes%20(kops)

Step Ujicoba

Clone Repo

saya membuat garpu dari repo https://github.com/nathanpeck/nodejs-aws-workshop dan menyesuakan sedikit dengan kebutuhan saya.

git clone https://github.com/tuanpembual/nodejs-aws-workshop.git
cd nodejs-aws-workshop/cd 6\ -\ Kubernetes\ \(kops\)

Konsep

Konsepnya adalah ada dua aplikasi nodejs (locations dan characters) yang jalan di port 8081. Kemudian akan dimapping oleh nginx sebagai load balancer. Konfigurasi minimalnya akan seperti ini:

location /api/locations {
  proxy_pass http://locations-service:8081;
}
location /api/characters {
  proxy_pass http://characters-service:8081;
}

Selanjutnya kita akan membangun image dari 2 service tadi (locations dan characters) plus nginx. Kemudian image yang sudah dibangun akan kita unggah ke docker registry (Docker Hub). Selanjutnya kita akan memasang dua aplikasi itu ke cluster k8s. Dilanjutkan dengan mengekpos dua aplikasi itu sehingga bisa diakses publik. Lanjutkan membaca “Deploy Aplikasi NodeJS di Kubernetes KOPS AWS (Bagian 5)”

Implementasi Docker, Kubernetes, Kops di Binar Academy (Bagian 3)

Setelah bagian 1 dan bagian 2. Mari mbahas ke yang lebih serius.

Kubernetes

Kubernetes (selanjutnya ditulis k8s) adalah salah satu orchestration untuk docker. Sebelum ke k8s saya sempat menyicip docker swarm dengan dua mesin. Namun proses ini menurut saya kurang pas untuk implementasi di Binar Academy. Kubernetes merupakan tool bersumber terbuka yang awalnya didesain oleh Google dan kemudian dipelihara oleh Cloud Native Computing Foundation.

Saya pertama belajar menggunakan minikube dengan 2 mesin di Digital Ocean. Tantangan pertama saya gagal paham menggunakan k8s dashboard. Kalo ingat masa itu adalah lucu sekali. Dan masih bingung dengan istilah: pods, deployment. Kemudian juga gagal dalam konfigurasi network menggunakan cinder. Padahal runut mengikuti panduan resmi. Entahlah, mungkin ada langkah yang luput dan sebagainya.

K8s Cluster

Ilustrasi dari https://kubernetes.io/docs/tutorials/kubernetes-basics/create-cluster/cluster-intro/

Minikube

Silahkan install minikube dan ikuti panduan hello-minikube.

Tautan berikut juga layak untuk dibaca:

Setelah membaca tautan diatas diharapkan sedikit paham apa itu k8s, bagaimana cara bekerjanya. Lanjutkan membaca “Implementasi Docker, Kubernetes, Kops di Binar Academy (Bagian 3)”

Implementasi Docker, Kubernetes, Kops di Binar Academy (Bagian 2)

Melanjutkan bagian dua. Sillahkan membaca bagian 1 disini. Ini sepertinya jadi tulisan yang makin ngelantur.

Docker Compose

Docker Compose adalah tool yang akan membaca sekumpulan konfigurasi untuk dapat menjalankan satu atau lebih container dengan lebih mudah. Dalam konfigurasinya juga meliputi proses docker build dan docker run. Pada opsi build, compose akan menjalankan build dengan memanggil file Dockefile yang tersedia. Untuk opsi alamat image, compose akan mengunduh docker images sesuai alamat yang disediakan. Bisa dari docker hub atau juga dari private registry yang membutuhkan krendensial.

Install compose:

Docker compose membutuhkan beberapa pustaka python untuk menjalankannya. Untuk memasang di openSUSE Leap 15.1 cukup menjalankan ini di konsole

sudo zypper in docker-compose

Untuk menjalankan docker-compose, dibuatlah sebuah file dengan format yml standar dengan nama file docker-compose.yml. Didalamnya berisi konfigurasi manual.

Contoh konfigurasi bisa melihat contoh berikut

tree
.
├── docker-compose.yml
├── Dockerfile
└── index.html
0 directories, 3 files

Isi docker-compose adalah sebagai berikut:

version: '3'
services:
## Using image from docker hub
  hello:
    image: tuanpembual/hello
    hostname: hello
    container_name: hello
    ports:
      - "80:8080"
## Using image from local
  hellov2:
    build: .
    hostname: hellov2
    container_name: hellov2
    ports:
      - "80:8081"

Menjalankan Compose

docker-compose up

Perintah diatas dapat dijalankan jika file konfigurasi menggunakan nama standar semisal docker-compose.yml. Namun jika nama file berbeda, butuh mengatur path file seperti berikut:

docker-compose -f p-website-docker-compose.yml

Opsi docker-compose

docker-compose start
docker-compose up
docker-compose ps -a
docker-compose stop
docker-compose down

Ada banyak model penggunaan docker-compose. Model yang saya tulis adalah perintah yg saya gunakan sehar-hari.

Docker Swarm

Swarm adalah tool yang dapat membantu manajemen docker pada multiple host. Bahasa lainnya adalah orkestrasi (orchestration). Swarm sendiri merupakan tools native dari Docker. Tentang swarm sendiri dapat ditemukan di wiki docker dan swarm.

Saya sempat beberapa minggu ngulik swarm, mencoba membuat cluster sederhana. Mencoba untuk mengimplementasikan di AWS, namun setelah mencoba beberapa kali, solusi ini belum mampu menjawab kebutuhan tim di Binar Academy.

Bahan riset selanjutnya adalah bagian tiga, mencoba kubernetes atau k8s.
Estu~

Implementasi Docker, Kubernetes, Kops di Binar Academy (Bagian 1)

Awal Cerita

Kali ini saya akan cerita (iya cerita, bukan tutorial). Bagaimana saya kenalan dengan docker, apa saja yg saya lakukan, dan bagaimana saya meracuni lingkungan pengembangan melalui docker. Saya sendiri masih merasa kesulitan untuk mengajarkan docker kepada orang lain. Bingung harus memulai dari mana.

Proses belajar docker ini menghantarkan saya dalam proses yang cukup lama. Saya kembali lagi mendalami docker Maret 2018. Dalam kurun waktu 6 bulan terakhir ini merupakan proses yang cukup intens. Peluh dan spaneng yang dikeluarkan menjadi catatan berarti buat saya. Mulai dari membeli buku (beberapa judul yang akhirnya selesai saya baca), course online yang belum jadi saya mulai, membaca dokumentasi satu ke dokumentasi lainnya. Hingga menjadi bunga tidur dalam minggu-minggu penuh tekanan. Namun proses tidak pernah mengkhianati hasil.

Daftar Buku

Saya kebetulan melihat share facebook dari pak Utian Ayuba, promo beli 15 buku 25USD Mei 2018 silam. Humble Book Bundle Dev Ops by Packt. Ya sudah saya beli. Kata kunci yang saya cari adalah: docker, swarm, kubernetes. Berikut daftar buku ditulis berdasarkan saran urutan membaca:

  • Docker Cookbook By Neependra Khare, June 2015
  • Mastering Docker By Scott Gallagher, December 2015
  • Continuous Delivery with Docker and Jenkins By Rafał Leszko August 2017
  • Deployment with Docker By Srdjan Grubor, November 2017
  • Kubernetes Cookbook By Hideto Saito, Hui-Chuan Chloe Lee, Ke-Jou Carol Hsu, June 2016
  • Mastering Kubernetes By Gigi Sayfan, May 2017
  • Getting Started with Kubernetes – Second Edition By Jonathan Baier, May 2017
  • DevOps with Kubernetes By Hideto Saito, Hui-Chuan Chloe Lee, Cheng-Yang Wu, October 2017

Kemudian satu buku tambahan atas rekomendasi mas Agung Setiyawan

  • Docker for Rails Developers by Rob Isenberg, September 2018

Dan buku terakhir yang belum selesai saya baca,

  • Kubernetes on AWS by Ed Robinson, November 2018

Lanjutkan membaca “Implementasi Docker, Kubernetes, Kops di Binar Academy (Bagian 1)”